CoreTax System 2026 Berlaku! Panduan Lapor SPT Tahunan Badan & Fitur Baru yang Wajib Diketahui

Table of Contents

Tahun 2026 menandai era baru perpajakan Indonesia. Jika tahun-tahun sebelumnya Anda terbiasa dengan tampilan DJP Online yang klasik, tahun ini Anda akan disuguhkan dengan sistem canggih bernama CoreTax System (PSIAP) yang kini beroperasi penuh.

Bagi pemilik PT atau CV, masa pelaporan SPT Tahunan Badan (Januari - April 2026) ini bisa menjadi masa yang membingungkan jika tidak paham fitur barunya. CoreTax mengintegrasikan seluruh layanan pajak menjadi satu pintu, mulai dari pendaftaran, pembayaran, hingga pelaporan.

Jangan sampai gagal lapor atau terkena denda administrasi karena gagap teknologi. Berikut adalah bedah fitur CoreTax 2026 yang wajib diketahui pengusaha dan staf keuangan.

1. NPWP 16 Digit: Bukan Wacana Lagi

Di CoreTax 2026, penggunaan NIK (untuk Orang Pribadi) dan NPWP 16 Digit (untuk Badan) sudah mutlak. Sistem lama 15 digit sudah dipensiunkan.

  • Dampaknya: Pastikan seluruh faktur pajak, bukti potong, dan dokumen invoice perusahaan Anda di tahun buku 2025 kemarin sudah menggunakan format 16 digit. Jika tidak, data mungkin gagal ter-capture sistem secara otomatis (Pre-populated).

2. Fitur "Taxpayer Account": Buku Besar Transparan

Ini adalah fitur "Game Changer". Dulu, kita sering bingung apakah setoran pajak kita sudah masuk atau belum. Di CoreTax, Anda memiliki dashboard Taxpayer Account yang mirip mutasi rekening bank.

  • Anda bisa melihat seluruh riwayat pembayaran, utang pajak, dan sisa lebih bayar secara Real-Time (360 derajat).
  • Keuntungan: Meminimalisir risiko "Surat Cinta" (SP2DK) akibat selisih data pembayaran, karena apa yang dilihat fiskus sama dengan apa yang Anda lihat di layar.

3. Perbandingan: DJP Online Lama vs CoreTax 2026

Apa yang berubah drastis dalam proses lapor SPT Tahunan kali ini? Simak tabel berikut.

Fitur DJP Online (Lama) CoreTax System (Baru)
Pengisian Data Banyak Input Manual Pre-populated (Terisi Otomatis dari Bukti Potong)
Akun Pajak Terpisah-pisah Taxpayer Account Terintegrasi (Mirip Internet Banking)
Pembayaran Buat Kode Billing Manual Billing Otomatis & Terhubung Bank Persepsi
Sengketa Pajak Manual / Surat Fisik Full Online Tracking
KESIMPULAN Rawan Human Error Efisien, Cepat, Transparan

4. Tips Sukses Lapor SPT 2026

  • Rapikan Laporan Keuangan 2025: Sistem CoreTax sangat canggih mendeteksi anomali. Pastikan Laba Rugi dan Neraca Anda *balance* dan sesuai standar akuntansi.
  • Koneksi API: Jika Anda menggunakan software akuntansi modern, biasanya sudah ada fitur API yang terhubung langsung ke CoreTax untuk impor data CSV/XML.
  • Jangan Mepet Deadline: Meski sistem baru lebih canggih, trafik akan tetap padat menjelang 30 April. Laporlah di bulan Januari atau Februari.

Takut Salah Klik di Sistem Baru?

CoreTax memang memudahkan, tapi kesalahan input sekecil apapun bisa memicu pemeriksaan pajak. Apakah Laporan Keuangan Komersial dan Fiskal Anda sudah direkonsiliasi dengan benar?

PT. Bikin Halal Indonesia menyediakan layanan Pendampingan Pajak & Akuntansi. Kami bantu Anda menyusun Laporan Keuangan yang rapi dan pelaporan SPT Tahunan melalui sistem CoreTax terbaru.

 Bantu Saya Lapor SPT
Disclaimer:
Artikel ini disusun berdasarkan perkembangan implementasi PSIAP (CoreTax) hingga Januari 2026. Tata cara teknis dapat berubah mengikuti update juklak/juknis dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Selalu konsultasikan masalah spesifik pajak Anda kepada konsultan pajak terdaftar.